Di jajaran flagship Samsung, Galaxy S26 Ultra selama ini kerap dianggap sebagai smartphone teratas untuk urusan kemampuan kamera. Smartphone ini membawa sistem kamera paling lengkap dengan sensor beresolusi tinggi, lensa telefoto, hingga kamera periskop yang dirancang untuk berbagai kebutuhan fotografi dan videografi.
Belum lama ini, Samsung menghadirkan Galaxy Z Fold8 sebagai flagship foldable generasi terbaru di ajang Galaxy Unpacked July 2026 di Old Billingsgate, London, Inggris, Rabu (22/7/2026). Meski tidak dibekali sistem kamera sekomplet Galaxy S26 Ultra, perangkat tersebut menawarkan pendekatan berbeda.
Galaxy Z Fold8 memadukan kamera flagship dengan layar lipat 7,6 inci berasio 4:3, Galaxy AI, dan kemampuan multitasking. Pengguna tidak hanya memotret, tetapi juga dapat menyeleksi, mengedit, hingga membagikan konten dengan lebih nyaman langsung dari satu perangkat.
Lantas, flagship apa yang lebih unggul untuk foto sehari-hari, zoom, foto malam, perekaman video, hingga editing konten? Simak perbandingannya berikut.
Tabel Perbedaan Spesifikasi Kamera Samsung Galaxy Z Fold 8 vs S26 Ultra
Galaxy Z Fold 8 dan S26 Ultra sama-sama cocok untuk keperluan foto sehari-hari
Untuk keperluan foto sehari-hari, perbedaan kualitas kamera Galaxy Z Fold8 dan Galaxy S26 Ultra sebenarnya tidak terlalu mencolok.
Saat digunakan untuk memotret makanan, keluarga, teman, atau suasana liburan dalam kondisi pencahayaan yang baik, kedua smartphone mampu menghasilkan foto tajam dengan warna natural dan rentang dinamis (HDR) yang konsisten.
Dukungan ProVisual Engine pada kedua perangkat membuat hasil foto terlihat matang sejak pertama kali diambil. Detail di area terang ataupun bayangan tetap terjaga, sedangkan reproduksi warna kulit dan makanan terlihat alami. Hasil foto pun siap langsung dibagikan ke media sosial tanpa banyak pengeditan.
Perbedaan baru terasa ketika foto diperbesar atau di-crop. Galaxy S26 Ultra yang dibekali kamera utama 200 MP mampu mempertahankan detail lebih baik ketimbang Galaxy Z Fold8 dengan kamera utama 50 MP. Tekstur obyek, tulisan kecil, hingga detail halus lain masih terlihat lebih jelas sehingga memberikan keleluasaan lebih besar saat melakukan cropping.
Meski demikian, keunggulan tersebut tidak terlalu penting dalam penggunaan sehari-hari. Untuk foto yang diunggah ke Instagram, TikTok, Threads, WhatsApp, ataupun dokumentasi pribadi, hasil kamera Galaxy Z Fold8 tetap berada di kelas flagship berkat dukungan ProVisual Engine.
Jika mengutamakan detail dan fleksibilitas saat mengolah hasil foto, Galaxy S26 Ultra menjadi pilihan yang lebih unggul.
Namun, untuk kebutuhan fotografi harian dan konten media sosial, perbedaan hasil foto keduanya relatif sulit dikenali sehingga Galaxy Z Fold8 tetap menjadi pilihan yang sangat mumpuni.
Kamera Galaxy S26 Ultra unggul soal foto zoom
Bagi pengguna yang sering memotret konser, pertandingan olahraga, satwa liar, atau obyek dari kejauhan, Galaxy S26 Ultra menawarkan kemampuan zoom yang lebih unggul ketimbang Galaxy Z Fold8.
Galaxy S26 Ultra dibekali empat kamera belakang, termasuk kamera telefoto 50 MP dengan optical zoom 5x dan kamera telefoto 12 MP dengan optical zoom 3x.
Kombinasi tersebut turut didukung AI Zoom dan Space Zoom hingga 100x untuk mempertahankan detail, mengurangi noise, serta menghasilkan foto yang tetap tajam pada tingkat pembesaran tinggi.
Aperture f/2.9 pada kamera telefoto periskop Galaxy S26 Ultra juga membantu menangkap lebih banyak cahaya saat menggunakan optical zoom 5x. Dengan demikian, hasil foto jarak jauh tetap optimal, termasuk pada malam hari.
Sebaliknya, Galaxy Z Fold8 mengandalkan kamera utama 50 MP dan kamera Ultra-Wide 50 MP tanpa kamera telefoto ataupun lensa periskop. Artinya, pembesaran obyek hanya mengandalkan digital zoom. Kualitasnya pun tidak setara dengan sistem telefoto milik Galaxy S26 Ultra.
Jika kebutuhan utama Anda adalah memotret obyek dari jarak jauh dengan detail setinggi mungkin, Galaxy S26 Ultra merupakan pilihan yang lebih tepat berkat sistem telefoto ganda, AI Zoom, dan Space Zoom hingga 100x.
Akan tetapi, bila lebih sering memotret aktivitas sehari-hari dan hanya sesekali menggunakan zoom, Galaxy Z Fold8 tetap mampu memenuhi kebutuhan tersebut, meski tidak dirancang sebagai smartphone untuk fotografi jarak jauh.
Hasil foto low light Galaxy S26 Ultra lebih istimewa
Untuk fotografi malam atau kondisi minim cahaya, lagi-lagi Galaxy S26 Ultra lebih unggul dari Galaxy Z Fold8. Selain dipengaruhi jumlah megapiksel, kualitas foto malam juga ditentukan oleh bukaan lensa (aperture), kemampuan sensor menangkap cahaya, serta pemrosesan gambar berbasis AI.
Galaxy S26 Ultra mengandalkan kamera utama 200 MP dengan bukaan lensa f/1.4 yang mampu menangkap hingga 47 persen lebih banyak cahaya ketimbang generasi sebelumnya.
Dipadukan dengan AI ISP, ProVisual Engine, dan teknologi Nightography, perangkat ini mampu mengurangi noise, mempertahankan detail pada area gelap, serta menjaga warna tetap natural. Foto dan video malam pun terlihat terang tanpa kehilangan suasana aslinya.
Sementara itu, Galaxy Z Fold8 mengusung kamera utama 50 MP yang juga didukung ProVisual Engine. AI pada perangkat ini membantu mengoptimalkan eksposur, menekan noise, dan mempertahankan detail secara otomatis. Hasil foto malam tetap tajam dan siap langsung dibagikan ke media sosial tanpa banyak penyuntingan.
Hanya saja, kamera Galaxy Z Fold8 masih kalah dari Galaxy S26 Ultra yang lebih mampu menghasilkan foto dengan noise lebih rendah, dynamic range lebih luas, dan detail bayangan yang terjaga.
Jika prioritas Anda adalah performa kamera low-light, Galaxy S26 Ultra menjadi pilihan yang lebih unggul. Namun, untuk mengabadikan momen sehari-hari atau kebutuhan media sosial, kamera Galaxy Z Fold8 sudah cukup untuk menghasilkan foto malam dengan kualitas yang sudah berada di kelas flagship.
Kualitas video Galaxy S26 Ultra menang jauh dari Galaxy Z Fold8
Galaxy Z Fold8 dan Galaxy S26 Ultra sama-sama mendukung perekaman video hingga resolusi 8K. Akan tetapi, soal kualitas hasil rekaman video, Galaxy S26 unggul jauh.
Galaxy S26 Ultra yang memang ditujukan untuk kreator konten dan videografer sudah dibekali Samsung LOG untuk menghasilkan video dengan rentang warna dan pencahayaan yang lebih luas saat color grading.
Ada pula Advanced Professional Video (APV) Codec yang membuat penyuntingan video beresolusi tinggi lebih efisien tanpa mengorbankan kualitas gambar.
Samsung juga menyematkan sistem stabilisasi yang membantu menghasilkan rekaman lebih stabil saat merekam sambil berjalan atau mengikuti subyek yang bergerak.
Sementara itu, Galaxy Z Fold8 tidak dibekali fitur-fitur tersebut. Foldable flagship ini hanya punya fitur Horizontal Lock yang membantu menjaga posisi horizon tetap lurus saat merekam vlog, aktivitas olahraga, ataupun video sambil berjalan.
Meski demikian, Galaxy Z Fold8 tetap menawarkan pengalaman berbeda melalui fitur My FanCam. Fitur berbasis AI ini memungkinkan pengguna memilih satu orang di dalam video konser atau pertunjukan, kemudian secara otomatis mengikuti pergerakan subyek tersebut dan menghasilkan video yang berfokus pada orang yang dipilih.
Jika membutuhkan fleksibilitas untuk color grading, format video profesional, dan alur kerja produksi yang lebih efisien, Galaxy S26 Ultra menjadi pilihan yang lebih tepat.
Bagi pengguna yang lebih mengutamakan kenyamanan membuat video untuk keperluan sehari-hari dan siap langsung unggah di media sosial, Galaxy Z Fold8 menawarkan pengalaman yang lebih praktis berkat layar lipat dan kemampuan multitasking-nya.
Galaxy Z Fold8 lebih nyaman untuk edit foto dan video
Bagi kreator konten, proses memilih, mengedit, hingga menyiapkan foto atau video untuk diunggah sama pentingnya dengan pengambilan gambar. Pada tahap inilah, Galaxy Z Fold8 menawarkan pengalaman yang berbeda ketimbang Galaxy S26 Ultra.
Keunggulan utamanya terletak pada layar utama 7,6 inci berasio 4:3 yang memberikan ruang kerja lebih luas untuk melihat detail foto ataupun video saat penyuntingan.
Rasio tersebut juga membuat aktivitas mengedit terasa lebih natural layaknya menggunakan tablet ringkas. Sementara, desain yang lebih tipis dan ringan membuat Galaxy Z Fold8 tetap nyaman digunakan dalam waktu lama.
Galaxy Z Fold8 juga mendukung workflow kreator melalui fitur split screen dan multitasking. Pengguna dapat membuka galeri, aplikasi edit, dokumen, atau referensi secara bersamaan tanpa harus bolak-balik berpindah aplikasi.
Foldable flagship tersebut sudah dibekali Photo Assist berbasis Galaxy AI yang menghadirkan fitur, seperti AI Eraser, Move, Create, dan Style, untuk edit foto dan video. Ada pula dukungan fitur Circle to Search untuk mencari referensi tanpa meninggalkan aplikasi yang sedang digunakan.
Sementara itu, Galaxy S26 Ultra tetap menawarkan performa tinggi untuk menjalankan aplikasi edit foto dan video, tetapi tidak memiliki layar lipat yang memberikan ruang kerja dan pengalaman multitasking seluas Galaxy Z Fold8.
Oleh karena itu, bagi pengguna yang lebih sering menghabiskan waktu pada tahap pascaproduksi, Galaxy Z Fold8 menjadi pilihan yang lebih nyaman berkat kombinasi layar 7,6 inci berasio 4:3, kemampuan multitasking, dan fitur Galaxy AI yang mendukung proses editing langsung di perangkat.
Galaxy Z Fold8 terbaik soal selfie
Galaxy Z Fold8 punya keunggulan yang tidak dimiliki Galaxy S26 Ultra saat mengambil foto selfie berkat fitur Cover Screen Preview yang memungkinkan pengguna memanfaatkan kamera belakang sebagai kamera selfie.
Lewat fitur itu, orang yang difoto dapat melihat hasil bidikan melalui layar depan sehingga selfie atau foto bersama dapat diambil menggunakan kamera utama 50 MP atau kamera Ultra-Wide 50 MP yang kualitasnya lebih tinggi ketimbang kamera depan.
Galaxy Z Fold8 juga menawarkan fleksibilitas lebih tinggi berkat dua kamera depan, yakni kamera 10 MP pada cover screen dan kamera under-display (UDC) 10 MP di balik layar utama 7,6 inci. Desain ini membuat tampilan layar tetap utuh saat digunakan untuk video conference, live streaming, ataupun menikmati konten.
Kemampuan Galaxy Z Fold8 kian paripurna dengan fitur Dual Preview yang memungkinkan fotografer dan orang yang difoto melihat komposisi foto secara bersamaan sebelum gambar diambil.
Sementara itu, Galaxy S26 Ultra mengandalkan kamera depan 12 MP yang mampu menghasilkan foto berkualitas tinggi serta mendukung perekaman video hingga 4K dan panggilan video.
Jika mengutamakan kualitas kamera depan konvensional, Galaxy S26 Ultra tetap menjadi pilihan yang sangat baik.
Namun, bagi pengguna yang lebih sering membuat konten, melakukan video call, atau ingin mengambil selfie menggunakan kamera belakang, Galaxy Z Fold8 menawarkan pengalaman yang lebih fleksibel berkat Cover Screen Preview, Dual Preview, dan layar lipat berukuran besar.
Galaxy Z Fold8 vs Galaxy S26 Ultra, mana yang layak dipilih?
Pilihan antara Galaxy Z Fold8 dan Galaxy S26 Ultra pada dasarnya bukan soal mana yang lebih baik, melainkan perangkat mana yang paling sesuai dengan kebutuhan.
Keduanya menyasar karakter pengguna yang berbeda sehingga menawarkan pengalaman yang tidak sepenuhnya sama.
Apabila Anda menginginkan smartphone yang dapat berfungsi serta sebagai perangkat produktivitas dan hiburan, Galaxy Z Fold8 merupakan pilihan yang tepat.
Layar lipat Galaxy Z Fold8 yang lebih luas membuat aktivitas seperti membuka banyak aplikasi, mengedit foto dan video, membaca dokumen, hingga menikmati konten multimedia terasa lebih nyaman. Perangkat ini juga cocok bagi kreator yang menginginkan alur kerja lebih fleksibel tanpa harus bergantung pada tablet atau laptop.
Jika prioritas utama Anda adalah pengalaman fotografi dan videografi, pilih Galaxy S26 Ultra. Smartphone ini lebih ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kemampuan kamera paling lengkap untuk berbagai kondisi pemotretan, mulai dari zoom jarak jauh, perekaman video profesional, hingga pengolahan gambar yang lebih fleksibel untuk kebutuhan kreatif.
Jadi, mana yang Anda pilih?
FAQ
1. Mana yang lebih bagus, Galaxy Z Fold8 atau Galaxy S26 Ultra?
Tidak ada yang mutlak lebih baik karena keduanya ditujukan untuk kebutuhan berbeda. Galaxy S26 Ultra lebih unggul untuk fotografi dan videografi berkat kamera 200 MP, sistem telefoto ganda, serta fitur video profesional. Sementara itu, Galaxy Z Fold8 lebih nyaman untuk produktivitas, editing konten, dan multitasking berkat layar lipat 7,6 inci.
2. Apakah kamera Galaxy Z Fold8 sebagus Galaxy S26 Ultra?
Untuk foto sehari-hari, kualitas kamera Galaxy Z Fold8 dan Galaxy S26 Ultra tidak berbeda jauh. Perbedaan baru terasa saat melakukan cropping, zoom jarak jauh, atau memotret dalam kondisi minim cahaya. Galaxy S26 Ultra menawarkan hasil yang lebih unggul.
3. Smartphone mana yang lebih baik untuk zoom, Galaxy Z Fold8 atau Galaxy S26 Ultra?
Galaxy S26 Ultra lebih unggul karena dibekali kamera telefoto 3x, kamera telefoto periskop 5x, AI Zoom, dan Space Zoom hingga 100x. Galaxy Z Fold8 mengandalkan digital zoom sehingga lebih cocok untuk penggunaan sehari-hari.
4. Apakah Galaxy Z Fold8 cocok untuk membuat konten?
Ya. Galaxy Z Fold8 cocok untuk kreator konten yang menginginkan proses mengambil, mengedit, hingga mengunggah foto atau video langsung dari satu perangkat. Layar lipat 7,6 inci, fitur multitasking, dan Galaxy AI membuat proses editing lebih nyaman.
5. Smartphone mana yang lebih baik untuk foto malam?
Galaxy S26 Ultra menawarkan performa low-light yang lebih baik berkat kamera utama 200 MP, aperture f/1.4, AI ISP, ProVisual Engine, dan Nightography. Galaxy Z Fold8 tetap mampu menghasilkan foto malam berkualitas flagship, tetapi belum menyamai kemampuan Galaxy S26 Ultra.
6. Smartphone mana yang lebih baik untuk merekam video?
Keduanya mendukung perekaman video hingga resolusi 8K. Namun, Galaxy S26 Ultra lebih unggul untuk kebutuhan profesional berkat Samsung LOG, APV Codec, dan sistem stabilisasi video, sedangkan Galaxy Z Fold8 lebih mengutamakan kemudahan membuat serta mengedit video.
7. Mengapa Galaxy Z Fold8 lebih nyaman untuk editing?
Galaxy Z Fold8 memiliki layar utama 7,6 inci berasio 4:3 yang memberikan ruang kerja lebih luas saat mengedit foto ataupun video. Perangkat ini juga mendukung split screen, multitasking, Photo Assist, dan Circle to Search sehingga proses editing menjadi lebih praktis.
8. Apakah Galaxy Z Fold8 lebih unggul untuk selfie?
Galaxy Z Fold8 menawarkan pengalaman selfie yang lebih fleksibel berkat Cover Screen Preview dan Dual Preview. Kedua fitur tersebut memungkinkan pengguna memanfaatkan kamera belakang sebagai kamera selfie serta memudahkan fotografer dan orang yang difoto melihat komposisi gambar secara bersamaan.